Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Unik, JWW dan HMS diarak dari Taman Imbi dan Teluk Humbold

0 1.001

Jayapura (Sentani News) – Unik. Itulah kata yang tepat diberikan kepada kedua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua, Jhon Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (Jhosua) ketika mendaftar menjadi salah salah satu peserta pilkada serentak jilid III 2018.

 

JWW diarak oleh ribuan pendukung dan simpatisan dari Taman Imbi, pusat Kota Jayapura menuju ke Kantor KPU Papua yang terletak di Jalan Soa Siu, Distrik Jayapura Utara. Bupati Jayawijaya dua periode itu diiringi berbagai tarian, suling tambur hingga peragaan budaya dari kelompok nusantara.

 

Sementara, HMS, mantan Bupati Jayapura dua periode yang berhasil dengan program P5-nya di Bumi Kenambay Umbay diarak lewat laut masuk ke Teluk Humbold dengan menggunakan perahu dayung dan motor jhonson oleh simpatisan dan pendukungnya, kemudian sandar dibibir pantai Kupang Dok II.

 

Konsep ini memiliki arti agar seluruh masyarakat Papua tidak lagi dikotomi dengan istilah gunung dan pesisir karena Papua adalah satu.

 

Ketua Koalisi Papua Cerdas, Eduardus Kaize yang sebelumnya ditemui wartawan di Taman Imbi, Kota Jayapura mengatakan hal seperti inilah yang dinantikan seluruh masyarakat Papua karena dengan majunya pasangan Jhosua ini dua adat dan kebudayaan Papua yang berbeda dipersatukan untuk membangun Papua lebih baik kedepan.

 

Baca juga

“Ini adalah pasangan yang hebat dan cerdas, karena dengan majunya pasangan ini Papua dapat menjadi satu tanpa ada lagi perbedaan. Karena pasangan ini berasal dari kebudayaan yang berbeda JWW dari gunung HMS dari pesisir” tukasnya.

 

Pasangan Jhosua telah mengikuti proses pendaftaran sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018-2023.

“KPU menerima bakal paslon JWW-HMS dan sudah diteliti berkas pencalonan serta syarat calon, kedua-duanya terpenuhi, saya tidak menyatakan memenuhi syarat, tapi terpenuhi,” kata Komisioner KPU Papua Beatrix Wanane yang juga Ketua Desk Pilkada.

 

Beatrix mengatakan, kedua pasangan ini didukung oleh dua partai, yakni PDIP tujuh kursi dan Gerindra 6 kursi. “Sehingga mereka 13 kursi, SK KPU Papua menetapkan 15 persen dukungan dan mereka memenuhi ambang batas sembilan kursi,” kata Beatrix Wanane.

 

Pantauan Sentani News  saat ini Kantor KPU Papua dipadati oleh pendukung dan simpatisan pasangan tersebut. (Ian/pri)

Lainnya

Advertisement

Langganan Newsletter
Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, update dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke inbox Anda.
Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja