Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Politikus senior restui JWW jadi orang nomor satu Papua

0 942

Jayapura (Sentani News) – Politikus senior yang pernah menjadi Ketua DPR Papua dan DPR RI pertama, Wilem Malwali memberikan restu kepada Jhon Wempi Wetipo (JWW) untuk jadi orang nomor satu di Bumi Cenderawasih periode lima tahun berikutnya.

 

Doa dan restu itu disampaikan langsung ketika JWW berkunjung sekaligus mohon dukungan untuk maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan Habels Melkias Suwae (HMS) pada pilkada serentak jilid III 2018, di kediaman Wilem Malwali, Angkasa, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Rabu (10/01/2018.

 

Pada momentum itu, Wilem menuturkan, telah banyak kesaksian yang dilalui baik sejak menjadi sebagai seorang abdi negara, guru, politikus, hingga menjadi seorang pendeta. Semuanya tidak terlepas dengan pembangunan bagi negara dan kepada daerah, khususnya di Provinsi Papua.

 

Dari kisah itu, dia menilai banyak para pemimpin mulai dari pusat hingga ke daerah yang belum terampil di lingkungannya hingga dihadapan masyarakat luas. Apalagi di Papua, warganya ingin terampil dan ingin ada perubahan di lingkungannya. “Hal ini belum pernah terjadi di Bumi Cenderawasih, yang selama ini kita cintai,” katanya saat menerima kunjungan JWW di kediamannya.

 

Wilem mengatakan, pembangunan di Papua telah menghabiskan triliunan rupiah namun tidak pernah terampil dan pembangunan masih jauh dari yang dicita-citakan. Contohnya, Papua yang memiliki kekayaan alam namun tidak ada pengembangan harta kekayaan yang dimiliki.

 

“Kenapa ini tidak dilakukan, karena seorang pemimpin tidak cerdas padahal semuanya sudah kita miliki.  Jadi saya katakan sampai hari ini Papua tidak terampil. Saya ingin yang membangun Papua harus orang-orang yang cerdas,” katanya.

 

Baca juga

Advertisement

Untuk itu, Ia berpesan kepada pasangan JWW-HMS atau JHOSUA yang akan maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Papua agar menjadi seorang pemimpin yang harus belajar dan gaya yang dilakukan oleh Rasul Paulus.

 

“Rasul Paulus mengatakan, pembangunan adalah tempat perdamaian, tempat menjadi rakyat sejahtera. Ketika kita diberikan kuasa untuk memimpin maka harus melaksanakannya. Kita harus butuh pemimpin bukan lagi jadi penguasa. Ketika jadi penguasa maka Papua tidak pernah merasakan kedamaian dan kesejahteraan. Harus ada Konsep untuk membangun,” pesan dia.

 

Iapun menekankan agar tidak pernah lupa kepada ibu yang telah melahirkan dan membesarkan kita, sehingga menjadi seorang pemimpin. “Bapa bisa lupa tapi ibu atau mama jangan pernah dilupakan, karena seorang mama telah memberikan karunia, kasih dan tugas  seutuhnya,” katanya.

 

Didalam Kitab Suci Mazmur 139 mengatakan, “maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu dan malam menjadi terang seperti siang, kegelapan sama seperti terang. Sebab engkalulah yang membentuk buah pinggangku,  menenun aku dalam kandungan ibuku.

 

Didalam Alkitab tidak pernah menuliskan bahwa pendeta adalah hamba Allah. Tapi Pemerintah adalah hamba Allah yang harus memberikan pelayanan kepada umatnya dan kepada rakyatnya.

 

Untuk itu, Wilem yang juga mantan ketua GKI Tanah Papua ini meminta kepada pasangan Jhosua agar ketika melangkah untuk maju dan memimpin Gubernur Papua maka perubahan, perdamaian serta kesejahteraan terjadi di atas tanah Papua. “Saya yakin majunya JWW bisa membawa perubahan dan menjadi pemimpin yang cerdas,” tukasnya. (Ian/pri)

Lainnya

Advertisement

Langganan Newsletter
Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, update dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke inbox Anda.
Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja