Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Semarak Hari Pahlawan Nasional di Perbatasan RI-PNG, Tunjukan Nasionalisme Warga

0 1.141

Sentnaninews.com, KEEROM – Peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh hari ini, Jumat 10 November 2017 dirayakan diseluruh wilayah Indonesia.

Berbagai kirap pertunjukan yang menggambarkan perjuangan para pahlawan dijadikan landasan untuk memupuk rasa nasionalisme yang tinggi.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional
Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional, di Keerom, Perbataan RI-PNG yang diikuti oleh masyarakat, pelajar, ASN dan TNI/Polri

Salah satu yang menjadi keunikan adalah peringatan Hari Pahlawan yang dilakukan di Perbasatan RI-PNG hari ini oleh warga masyarakat dari berbagai suku, ras dan agama dan latar belakang.

Bertempat di lapangan sepak bola Kp PIR 5 Yamara, Distrik Manem, Kab Keerom, upacara memperingati Hari Pahlawan dilaksanakan dengan khidmat dan kesederhanaan yang diikuti oleh warga, pelajar, ASN dan TNI/Polri yang dimulai pukul 08:00.

Jajaran TNI wilayah Keerom yang tergabung dalam Upacara peringatan Hari Pahlawan seperti Satgas Yonif 410/Alugoro, Satgas Yonif PR 432/Kostrad, Yonmek 512/QY, Yonif 756/WMS, Koramil 1701-4/Arso.

Peringatan Hari Pahlawan Nasional
Pawai Kepahlawanan oleh TNI/Polri, ASN, Warga dan Pelajar, Keerom

Sudah menjadi tugas dan kewajiban bahwa TNI dan Polri yang ada diperbatasan untuk dalam mendorong masyarakat agar memiliki jiwa merah putih serta nasionalisme yang tinggi juga militan dengan semangat tinggi untuk mempertahankan keutuhan NKRI. Terlebih dalam peringatan Hari Pahlawan.

Dalam amanatnya, Kepala Kp Yamara, Jonathan Bate menyampaikan sesuai amanat Menteri Sosial bahwa “Hari Pahlawan yang kita peringati didasari pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia yaitu petistiwa Pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya. Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikuralisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.”

Usai Upacara, sesuai yang telah ditentukan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Lettu Inf M Ikhsan yang sehari-hari menjabat sebagai Danpos Yamara Satgas Yonif 410/Alugoro. Acara dilanjutkan dengan pertunjukan drama kolosal Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dan pawai/karnaval kepahlawanan diikuti oleh jajaran TNI-Polri, masyarakat dan pelajar di perbatasan.

Peringatan Hari Pahlawan Nasional
Pawai Peringatan Hari Pahlawan Nasional

Salah satu yang menjadi perhatian para tamu undangan dalam semarak memperingati Hari Pahlawan 10 November adalah peserta Upacara dan pertunjukan pawai dimana seluruh pesertanya mengenakan pakaian adat seluruh Nusantara terutama adat lokal, Papua.

Baca juga

Selain pawai adalah drama kolosal Pertempuran 10 Nopember di Surabaya yang diperankan oleh personel TNI-Polri, masyarakat dan pelajar di perbatasan yang mampu memukau seluruh tamu undangan, peserta upacara dan para penonton.

Peringatan Hari Pahlawan Nasional
Pawai Peringatan Hari Pahlawan Nasional

Drama kolosal ini menunjukkan betapa hebatnya peristiwa pertemepuran 10 Nopember 1945 yang antara pasukan Arek-arek Surabaya yang digelorakan oleh Bung Tomo melawan Tentara Sekutu dan Belanda yang memakan banyak korban dikedua belah pihak. Peristiwa ini di picu pengibaran bendera Belanda yang mengundang kemarahan bangsa Indonesia terutama masyarakat Surabaya sehingga terjadi pertempuran yang sangat hebat.

Peringatan Hari Pahlawan Nasional
Pawai Karnaval Peringatan HAri Pahlawan 10 November di Perbatasan RI-PNG

Usai pertunjukan drama kolosal, dilanjutkan dengan pawai karnaval Kepahlawanan dengan keliling kampung dengan menempuh jarak ± 5 km diikuti seluruh peserta upacara, para tamu undangan dan masyarakat sekitar diiringi dengan musik Drum Band Canka Baladewa. Arak-arakan yang sangat panjang dan mengular menunjukkan kemeriahan pesta karnaval ini meskipun cuaca panas namun tidak menyurutkan seluruh peserta karnaval.

Disela-sela kegiatan pawai, Komandan Satgas Yonif 410/Alugoro Letkol Inf M. Heri Amrullah, S.Sos menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh anggota TNi-Polri serta masyarkat dan pelajar atas partisipasinya dalam kegiatan ini.

Menurut Heri, “tujuan diadakannya kegiatan seperti ini adalah untuk menanamkan jiwa pada anak-anak kita dalam menghormati dan menghargai jasa para pahlawannya melalui kegiatan upacara dan pertunjukan drama kolosal dan pawai karnaval” katanya.

Pendapat Masyarakat Perbatasan

Disela-sela kegiatan, kami meminta tanggapan dari apa yang baru saja dilaksanakan yaitu Peringatan Hari Pahlawan kepada salah satu Ondoafi atau Kepala Suku Umum wilayah timur Keerom, Ilongginus Fatagur.

Menurutnya kegiatan ini layak dilaksanakan setiap tahun, untuk memupuk kecintaan terhadap tanah air. Terlebih dia juga kagum dengan semua pertunjukan dan atraksi yang dibawakan oleh para peserta.

“Ini atraksi-atraksi yang begitu meriah dan hebat (Pertempuran 10 November 1945) dari Surabaya. Kedepannya bila ada acara seperti ini semua berpakaian adat, bila perlu ada Papua,” kata Fetagur.

[Aya]

Lainnya

Advertisement

Langganan Newsletter
Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, update dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke inbox Anda.
Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja