Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Kapolda Papua Dapat Arahan Khusus dari Wiranto Jelang Pilkada

0 768

Sentaninews.com, JAKARTA – Ancaman kekerasan Jelang Pilkada Papua 2018 menjadi prioritas dalam hal pengamanan.

Terkait hal itu, Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar mengaku telah mendapat arahan khusus dari Menko Polhukam Wiranto, saat berada di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, seperti dilansir oleh Detik.com, Kamis 2/11.

“Kita mendapatkan arahan untuk tugas yang sudah dikelola ini untuk terus ditingkatkan kemudian dalam artian bagaimana kita bisa meng-eliminate gangguan keamanan dari kelompok bersenjata,” kata Boy.

Arahan tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir ini, telah beberapa kali ada kasi dari kelompok kriminal bersenjata yang terjadi di Tembagapura, Mimika, Papua.

Baca: Kelompok Kriminal Terindikasi Dimanfaatkan Paslon Pilkada

“Karena kalau kita lihat secara fakta realitas tentu apa yang sudah dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata ini telah mengganggu keamanan dari masyarakat dan juga mengganggu keselamatan petugas,” ujar Boy.

Baca juga

Menurutnya, langkah yang akan diambil dalam mencegah munculnya kekerasan adalah dengan menggandeng tokoh agama dan juga tokoh adat sekitar.

“Langkah-langkah komprehensif yang diharapkan bisa dilakukan dalam hal ini juga diharapkan kita bisa mengedepankan tokoh-tokoh yang ada di sana, tokoh agama, tokoh adat untuk bisa melakukan upaya-upaya dialog agar kelompok-kelompok ini bisa menghentikan tindakan kekerasan,” imbuhnya.

Baca juga: Cegah Aksi KKB Meluas, Polda Papua Gandeng TNI

“Langkah-langkah terus diteruskan agar tindakan mereka tidak semakin luas dan kemudian ada upaya langkah-langkah secara pendekatan persuasif pada mereka untuk menghentikan jadi secara simultanlah dilakukan jadi upaya pendekatan persuasif dilakukan dan kemudian upaya peningkatan kesiapsiagaan,” terang Boy.

Terkait jumlah personil yang akan dikerahkan untuk pengamanan jelang Pilkada, Boy menyebutkan akan mengerahkan sebanyak 7 ribu personil 7 kompi Brimob. dan kemungkinan, Polda Papua juga membutuhkan tambahan bantuan dari Mabel Polri jika diperlukan.

“Kalau Polda Papua menerjunkan sekitar 7.000 personel untuk pilkada, belum lagi ada 7 kompi Brimob yang kita akan minta bantuan juga ke Mabes Polri,” jelas Boy.

(*)

Source Detik
Lainnya

Advertisement

Langganan Newsletter
Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, update dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke inbox Anda.
Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja