Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Lantamal X Peringati Hari Armada RI

0 373

Jayapura (Sentani News) –  Wakil Komandan Lantamal X Kolonel Laut (P) Antonius Yunianto Giarsiwi, M. Si (Han) menjadi Inspektur Upacara dalam puncak acara peringatan Hari Armada Republik Indonesia ke-72 Tahun 2017 di  Lapangan Apel Mako Lantamal X Jayapura, Selasa (5/12/2017).

 

Puncak Acara Peringatan Hari Armada di Lantamal X Jayapura tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan dihadiri oleh para Asisten Danlantamal X, para Kadis/Kasatker, para Perwira, Bintara/Tamtama dan ASN Lantamal X Jayapura.

 

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., dalam amanatnya mengatakan situasi dan perubahan lingkungan strategis, baik global, regional maupun nasional, bergerak sangat cepat dan dinamis, sehingga sulit untuk diprediksi. Dinamika politik dan keamanan internasional maupun regional diwarnai berbagai isu antara lain eksistensi kelompok isis, peningkatan ketegangan di laut tiongkok selatan dan semenanjung korea, modernisasi kekuatan militer di kawasan, sengketa perbatasan antar negara, pelanggaran wilayah, kelangkaan energi serta gangguan keamanan maritim dan keselamatan navigasi.

 

Dalam lingkup nasional, kecenderungan keamanan masih diwarnai adanya isu politik terutama dikaitkan dengan tahun politik 2018 sampai dengan 2019, separatisme, gangguan keamanan di dan lewat laut serta kejahatan lintas negara (Trans-National Crimes) yang dapat mengancam integritas kedaulatan NKRI, menimbulkan kerugian negara dan mengganggu stabilitas keamanan nasional. Sementara itu, perusakan ekosistem dan bencana alam yang baru-baru ini terjadi di bali merupakan ancaman faktual yang harus ditanggulangi bersama.

 

Lebih lanjut Kasal mengatakan, berbagai permasalahan yang sedemikian kompleks bukanlah suatu hambatan, namun merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama guna mengamankan kepentingan nasional. Oleh karena itu, TNI Angkatan Laut sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, harus tetap membina dan mengembangkan kekuatan Armada RI untuk menjadi kekuatan yang kuat, andal dan profesional, sehingga dapat menjalankan setiap tugas guna menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia. Melihat tantangan tugas TNI Angkatan Laut tersebut, pemerintah menyadari akan pentingnya kebutuhan alutsista berteknologi modern dan memiliki daya tangkal yang tinggi. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah terus berupaya membangun kekuatan pertahanan maritim sebagai salah satu pilar poros maritim dunia guna mewujudkan stabilitas keamanan nasional maupun regional. Hal ini hendaknya menjadi momentum bagi TNI Angkatan Laut untuk membangun kemampuan Armada RI dengan memedomani kebijakan dasar pembangunan TNI Angkatan Laut menuju kekuatan pokok minimum sebagai dokumen pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut.

 

Hal tersebut pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas dan kuantitas operasi. Armada RI sebagai kotama operasional, harus mampu melaksanakan tugasnya, baik dalam bentuk operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kasal menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dalam setiap pelaksanaan tugas, antara lain :

 

Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan pengabdian dan pelaksanaan tugas.

 

Baca juga

Advertisement

Kedua, tingkatkan disiplin, dedikasi dan loyalitas dengan senantiasa berpedoman kepada sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI, sebelas  azas kepemimpinan TNI dan trisila TNI Angkatan Laut sebagai jati diri dalam melaksanakan tugas negara.

 

Ketiga, tingkatkan dan pelihara profesiona-lisme dalam menjalankan setiap tugas guna mendukung visi pemerintah menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia.

 

Keempat, pelihara segenap alutsista yang telah dipercayakan negara dengan  sebaik-baiknya.

 

Kelima, pedomani Standard Operational Procedure dan prinsip Zero Accident pada setiap pelaksanaan tugas, untuk mengurangi terjadinya kecelakaan personel dan alutsista.

 

Keenam, tingkatkan kewaspadaan dan antisipatif terhadap perkembangan situasi lingkungan strategis.

 

Ketujuh, pegang teguh netralitas TNI pada pemilu 2018 dan pemilu 2019.

 

Kedelapan, mantapkan soliditas antar komponen TNI dan Polri.

 

Menutup amanatnya, atas nama TNI Angkatan Laut, Kasal mengucapkan “Dirgahayu Armada Republik Indonesia”.

 

Susunan pasukan  pada upacara ini, satu Kompi Satsik Lantamal X, satu kompi Pamen, satu kompi Pama, satu Kompi Pasukan Bersenjata  Lantamal X, satu Kompi Prajurit Marinir Yonmarhanlan X, dan satu Kompi ASN Makol Lantamal X Jayapura. (sigit)

Lainnya

Advertisement

Langganan Newsletter
Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, update dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke inbox Anda.
Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja