Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Kapolda Papua Keluarkan Maklumat untuk KKB Agar Menyerahkan Diri

0 1.606

Sentaninews.com, JAYAPURA – Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi, Boy Rafli Amar mengeluarkan maklumat untuk Kelompok Kriminal Bersenjata di Tembagapura, Mimika untuk segera meletakan senjata dan menyerahkan diri ke Aparat, Minggu, 12/11.

Maklumat dari Kapolad Papua yang disebarkan di wilayah Tembagapura, Mimika tersebut menyusul setelah aksi isolasi yang diberlakukan bagi warga Kampung Kimbely dan Banti oleh KKB.

Baca: 1300 Warga Desa Kimbely dan Banti Dilarang Keluar Kampung Oleh KKB

“Maklumat tersebut telah disebarkan di wilayah Tembagapura meliputi Kampung Utikini, Kampung Kembeli, Kampung Banti, Kampung Obitawak, Kampung Arwanop dan Kampung Singa,” kata Kombes Kamal, Minggu malam, dikutip dari viva.co.id, Senin 13/11.

Menurut Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal, maklumat ini ditujukan untuk kelompok bersenjata di Timika yang masih melakukan aksi teror di Tembagapura, sekaligus juga untuk diketahui oleh warga sipil dan kelompok kriminal agar tidak melakukan tindakan diluar hukum.

Baca juga: Polda Papua Rilis 21 Anggota Pelaku Teror KKB Sebagai DPO

“Langkah ini sebagai langkah persuasif dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat atas keberadaan dan perilaku kelompok kriminal bersenjata yang berada di sekitar Distrik Tembagapura,” ujar Kamal.

Berikut maklumat Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Nomor: B/MKLMT/01/XI/2017 tanggal 12 November 2017 :

Berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1951.

Diperintahkan kepada seluruh masyarakat sipil yang menguasai, membawa, memiliki, mempergunakan senjata api secara illegal agar secepatnya :

1. Meletakkan senjata dan menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum ( Kepolisian Negara Republik Indonesia)
2. Agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum seperti pengancaman penganiayaan, perampokan, penjarahan, pemerkosaan, pembunuhan dan perbuatan kriminal lainnya.

Demikian maklumat ini dibuat untuk dipatuhi dan dilaksanakan.

Bantuan Sembako Warga yang Terisolasi Belum Bisa Didistribusikan

Sebelumnya, pemerintah kabupaten Timika memberikan bantuan Sembako sebanyak dua kontainer untuk warga di dua kampung yang masih di isolasi oleh kelompok kriminal bersenjata.

Baca juga

Advertisement

Namun hingga hari ini pendistribusian Sembako bagi warga di dua kampung tersebut belum maksimal. Pasalnya, KKB hanya memberikan izin bagi ibu-ibu yang boleh untuk keluar masuk desa.

Baca: Pemkab Mimika Beri Bantuan Sembako untuk Dua Desa yang Diisolasi KKB

Dikutip dari detik.com, Senin 13/11 “(Distribusi bantuan sembako) itu belum maksimal, masih banyak makanan yang belum diambil. Yang diberikan akses keluar kampung itu hanya ibu-ibu,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pemkab Mimika Beri Bantuan Sembako untuk 2 Desa yang di Isolasi KKB
Bantuan Sembako dari Pemda Mimika untuk Warga yang terisolasi, FOTO: Dok. Polda Papua

“Jalan di sana dilubangi jadi (TNI-Polri) tidak bisa lewat. Istilah di sana kan dipalang, dilakukan pemalangan,” sambungnya.

Lebih lanjut Setyo menjelaskan bahwa pendistribusian melalui udara pun tidak dapat dilakukan karena didesa tersebut tidak tersedia landasan pacu, ditambah lagi di dua kampung ini cuacanya selalu berkabut.

“(Distribusi) nggak bisa (via udara) karena di kampung itu kan nggak ada landasan. Itu kan di gunung, banyak kabut terus,” ujar Setyo.

sejak kemarin bantuan dari pemda Mimika itu saat ini sepenuhnya masih tertahan di Mapolsek Tembagapura, pasalnya akses menuju dua desa itu masih dihalangi Kelompok Kriminal Bersenjata.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, A.M Kamal berharap masyarakat diberi kesempatan oleh KKB untuk bisa mengambil bantuan yang tersedia di Mapolsek Tembagapura, seperti yang disampaikannya kemarin kepala-kepala kampung yang hadir dalam kegiatan distribusi.

“Agar masyarakat tidak kelaparan dan kondisi kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik,” ujar Kamal, menyampaikan harapan tokoh-tokoh masyarakat setempat, dalam rilisnya, Sabtu (11/11).

(*)

Lainnya

Advertisement

Langganan Newsletter
Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, update dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke inbox Anda.
Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja