Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Satgas Pamtas Yonif 121/MK menggelar penyuluhan kepada petani

0 2.820

Keerom (Sentani News) – Satgas Pamtas dari Yonif 121/MK menggelar penyuluhan pertanian kepada para ketua kelompok tani di Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua dengan menggandeng Dinas Pertanian setempat.

Perwira seksi teritorial Yonif 121/MK Lettu Inf Elias Sinaga didampingi stafnya Sertu Jefry P Nainggolan mengatakan penyuluhan tersebut dilakukan karena pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

 

“Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam. Di dalam dunia pertanian di Indonesia sudah tidak asing lagi istilah penyuluhan pertanian,” katanya.

Penyuluhan pertanian itu, kata dia, sangat penting untuk meningkatkan produksi para petani dan masih banyak petani di Indonesia yang merasa kecewa dengan hasil produksi panennya yang belum maksimal sementara usaha untuk mencapai itu telah dilakukan,” katanya.

 

Baca juga

Advertisement

Sehingga, kata dia, Satgas Yonif 121/MK melihat penyuluhan pertanian sangat penting dan menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Keerom untuk melakukan penyuluhan terhadap para petani dari Kampung Wonorejo, Distrik Mannem di Pos Kotis.

 

“Satgas Yonif 121/MK mengundang para Ketua Kelompok Tani yang ada di Kampung Wonorejo untuk mendapatkan penyuluhan dari Dinas Pertanian Kabupaten Keerom. Sementara dari Dinas Pertanian Kabupaten Keerom menghadirkan Tenaga Penyuluhan Lapangan, Ibu Sari Ifah,” kata Elias.

 

Adapun materi penyuluhan itu sendiri disampaikan langsung oleh Ibu Sari Ifa adalah terkait kegiatan sebelum panen yang terdiri dari Teknik Budi daya tanaman, Pemilihan benih dan bibit unggul, Perlindungan tanaman, Penggunaan sarana produksi, dan Pengaturan pengairan untuk tanaman.

 

Lalu, kegiatan setelah panen yaitu cara pengumpulan hasil dan pengangkutan serta  penyimpanan.

 

Dalam penyuluhan itu, kata dia, banyak pertanyaan yang disampaikan oleh para petani, namun dengan pengetahuan yang dimiliki oleh petugas penyuluhan lapangan Dinas Pertanian Kabupaten Keerom membuat wawasan petani menjadi bertambah dan sekaligus berterimakasih karena menambah pengetahuan mereka tentang teknik-teknik pertanian yang benar.

 

Seperti yang disampaikan salah seorang petani atas nama, Misran. “Saya berterimaksih atas penyuluhan ini karena selama ini saya bertani berdasarkan pengetahuan yang saya miliki saja, dengan adanya penyuluhan ini saya akan coba teknik-teknik yang telah disampaikan mudah-mudahan produksi tanaman saya dapat meningkat,”  kata Misran. (Man/Pri)

Lainnya

Advertisement

Langganan Newsletter
Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, update dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke inbox Anda.
Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja