Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Alpa: Bawaslu Harus Cek Pilkada Jayapura, Anggaran Terlalu Besar

0 600

SENTANI (Sentani News) – Aliansi pemuda adat (ALPA) Kabupaten Jayapura menghimbau kepada Bawaslu RI agar tak bermain-main terhadap pesta demokrasi di Kabupaten Jayapura sebab anggaran bagi proses pilkada dan PSU telah menelan biayai yang cukup besar.

Baca Juga : Hari Ini KPU Rekapitulasi Suara PSU dari 261 TPS

“ Sebenarnya, anggaran yang cukup besar itu bisa digunakan dalam membiayai pembangunan di Kabupaten Jayapura sehingga diminta anggaran yang telah terpakai pada proses pilkada dan PSU tidak disia-siakan,”kata Ketua DPD Aliansi pemuda adat,( ALPA) Kabupaten Jayapura, Herman Oyaitauw kepada wartawan, Minggu (27/8).

Herman juga menilai bahwa, Bawaslu RI tidak fair artinya tidak menjaga keseimbangan terhadap kelima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura yang bertanding di PSU namun lebih setia kepada salah satu pasangan calon,( Paslon) dalam hal ini, pasangan calon nomor urut 1.

Dimana, perintah pencermatan dari Bawaslu RI telah dilakukan tetapi diminta pencermatan dilakukan diulang lagi.

Baca juga

“ Jika itu terjadi, seakan-akan ada pengiringan dalam menggagalkan PSU untuk itu diminta kepada Bawaslu RI agar tidak mengintervensi dan tidak melakukan hal-hal yang dinilai melawan aturan membatalkan PSU di Kabupaten Jayapura. Seharusnya, Bawaslu RI memberikan dukungan kepada KPU Provinsi Papua sebagai pelaksana PSU di Kabupaten Jayapura. Apapun langkah-langkah diambil Bawaslu RI dihentikan dan bagi kelima Paslon agar menghargai proses PSU dan menghargai keputusan rakyat. Jika memang merasa keberatan, bisa menempuh jalur MK tetapi upaya menggagalkan proses PSU hingga Pleno sebaiknya dihentikan karena bila tidak maka dikuatirkan bermuara ke arah konflik. Bila sudah berkonflik maka siapa yang bertanggungjawab ,” ujarnya.

Sebagai Ketua Adat, saya pemuda adat lainnya telah ikut ambil bagian dalam proses PSU yang telah berlangsung ini dalam hal menghimbau kepada pemuda adat di distrik dan kampung untuk tetap tenang dan bagi pihak diluar Jayapura berhentikan melakukan gerakan-gerakan tambahan sebab masyarakat di Kabupaten Jayapura telah hidup rukun dan damai, bahkan saling menghargai, menghormati antara budaya, agama dimana, Kabupaten Jayapura yang penuh damai ini muncul pihak-pihak yang mengacaukan Kabupaten Jayapura.

Herman juga mengajak semua organisasi adat baik itu organisasi paguyuban, masyarakat adat, perempuan, tokoh gereja, tokoh mesjid kita dukung KPU yang akan melakukan pleno ditingkat Kabupaten Jayapura pada hari Senin (28/8) dan kami memberikan dukungan penuh kepada KPU.

Disamping itu, Herman mewakili masyarakat adat Kabupaten Jayapura menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara dalam hal ini KPU Provinsi Papua yang telah melaksanakan tugaskannya dalam melakukan pemungutan suara ulang di Kabupaten Jayapura.

“PSU yang terlaksanakan itu telah cukup lama dinanti-nanti masyarakat dengan berjalan aman dan tertib. Bahkan, tak lupa disampaikan apresiasi setinggi-tinggi kepada masyarakat yang telah menyukseskan PSU dalam arti, datang ke TPS dan memberikan hak suaranya,”tutupnya.[vito]

TERKAIT