Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

HUT RI 72, Puluhan OPM Ikrar Setia NKRI dengan Serahkan 30 Senjata Api

0 9.023

Serui (Sentani News) – Perayaan Hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke 72 di kabupaten Kepulauan Yapen pada tahun ini sangat istimewa.

Sebanyak 77 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) bersama 300 simpatisan menyatakan Ikrar Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Turunnya 77 anggota OPM ini juga disertai dengan penyerahan 30 pucuk senjata api.

Dari lapangan diketahui ke 77 orang ini terdiri dari dua kelompok. Yaitu dari kelompok pimpinan Kris Nussy Sineri alias Coromis dan kelompok almarhum Maikel Marani.

Pernyataan ikrar kesetiaan ini berlangsung Kamis (17/7) di kampung Wadapi distrik persiapan Wadimomi kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam upacara penerimaan kemarin Kris Nussi membacakan Ikrar kesetiaan dan menyerahkannya kepada Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar.

Baca : Pemkab Yapen Akan Perhatikan Mantan OPM yang Ikrar Setia ke NKRI

Usai membacakan ikrar, Kris tampak menyerahkan secara simbolik sebuah bendera bintang kejora, dan dua pistol organik miliknya kepada Danrem 173/PVP, Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Usai menyerahkan senjatap, Dandrem beserta muspida kabupaten Kepulauan Yapen tampak memakaian kaos merah putih, ikat kepala merah putih dan bendera merah putih kepada 77 orang OPM tersebut.

Kedua kelompok tersebut terdiri dari 42 anggota kelompok TPN-OPM wilayah Yapen Timur pimpinan Korinus Sireri alias Kris Nussy yang turun dengan senjata 18 pucuk. 2 pucuk standart jenis pistol Glock 27 buatan Austria dan Revolver, dan 16 pucuk senjata rakitan .
Kelompok kedua terdiri dari 35 anggota kelompok TPN-OPM wilayah Yapen Utara pimpinan Alm. Mikel Marani dengan 12 pucuk senjata rakitan.

Baca juga

“Siapa kita, Indonesia,”demikian teriakan suara yang terdengar saat Komandan Korem (Danrem) 173/PVT, Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa mengawali pesan kebangsaan yang disampaikan dihadapan 77 orang anggota OPM dan 300 simpatisannya.

Teriakan ini menggugah rasa kebangsaan seluruh yang hadir pada upacara pernyataan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI Kamis (17/7) di kampung Wadapi distrik persiapan Wadimomi Kabupaten Kepulauan Yapen.

Danrem Cantiasa dalam pesan kebangsaanya mengatakan bahwa kita ini semua bersaudara. Kebetulan kalian lahir disini jadilah orang Papua, ada yang lahir di Bali jadi orang Bali, ada yang lahir di Sumatra jadi orang Sumatera tapi kita adalah bangsa Indonesia dan adalah bersaudara.

“Puji Tuhan luar biasa kegiatan ini berlangsung dengan baik. Dengan menyerahkan senjata. Jangan membuang buang waktu. Mari hentikan konflik jangan mau diadu domba. Masih ada anak anak kita,” ujar Danrem.

Lebih lanjut dikatakannya, mari kita bersatu membangun generasi muda . Genarasi muda ini nantinya akan membangun Kepulauan Yapen. “Yapen ini harus diangkat sehingga sama dengan daerah lain,” ujar Danrem.

Dikatakannya pula, Presiden RI saat ini memiliki perhatian yang sangat besar bagi kita (Papua). Pembangunan bukan hanya berpusat di Jawa tapi di pelosok seluruh Indonesia sehingga dikatakan Indonesia sentris. “Presiden berkomitmen memulai membangun dari perbatasan atau daerah daerah terluar Indonesia,” ujarnya.

Danrem dihadapan 77 orang OPM yang baru turun gunung ini, berjanji jika memenuhi syarat maka jika ada anak anak yang ingin menjadi Tentara maka akan menjadi prioritas.

“Semoga akan banyak anak anak dari Yapen ini menjadi TNI, Polisi atau dokter atau apa saja yang bisa membangun daerahnya,” ujar Danrem.

Danrempun memberikan apresiasi kepada masyarakat yang ditandai dengan pemberian bahan bangunan bagi perumahan masyarakat. (Sigit)

TERKAIT