Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

KSAD: Babinsa dapat Kepercayaan Tinggi dari Rakyat Hampir 90 Persen

0 709

Timika (Sentani News) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono melakukan kunjungan kerja selama sehari di Timika, Papua, Rabu (6/9/2017).

Dalam kunjungannya Kasad didampingi Ketua Umum Persit KCK beserta Asisten Perencanaan (Asrena) Kasad Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, Asisten Operasi (Asops) Kasad Mayjen TNI Sudirman dan disambut oleh Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George E Supit bersama Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar serta tarian adat suku Kamoro saat rombongan mendarat di Bandara Mozes Kilangin.

Selanjutnya Kasad berangkat menuju tempat istirahat dan siangnya Kasad beserta rombongan bertolak menuju Mayonif 754/ENK. Dalam kesempatan inipun, Kasad mendapatkan sambutan dengan tarian adat Papua yang disiapkan oleh Persit.

Sambutan meriah pun dilakukan oleh para Prajurit TNI AD se-Garnizun Timika.
Saat di Yonif 754/ENK, Kasad menyempatkan memberikan pengarahan kepada Prajurit se-Garnizun Timika yang dilaksanakan di lapangan sepakbola Yonif 754/ENK, sedangkan Ketua Umum Persit KCK memberikan pengarahan kepada ibu-ibu Persit di Aula sekaligus meninjau Posyandu.

Dalam kesempatan pengarahan ini, Kasad membuka kegiatan dengan sambutan hangat, “kedatangan saya kesini adalah untuk melihat langsung kondisi Prajurit di Papua selain itu Prajurit harus giat berlatih sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan” kata Kasad.

Baca juga

Melanjutkan pengarahannya Kasad menekankan bahwa pimpinan perlu memberikan pendidikan yang baik pada anggotanya dan jangan sampai terjadi adanya intimidasi antara senior dan junior. Kasad pun menyampaikan apresiasinya kepada Babinsa yang bekerja dengan tulus ikhlas, sehingga TNI mendapatkan tingkat kepercayaan tertinggi dari rakyat, yaitu 90 persen.

Kasad pun menggarisbawahi bahwa Prajurit harus memiliki ilmu beladiri untuk melindungi diri dan melindungi orang lain. selain itu Prajurit juga harus mahir menembak sedangkan kekurangan fasilitas akan dipenuhi oleh Angkatan Darat.

Mengakhiri pengarahannya, Kasad menekankan dengan keras bahwa tidak akan mentolerir anggota TNI yang terlibat Narkoba karena TNI tidak mengenal rehabilitasi maka anggota yang terlibat akan langsung dipecat.

Usai memberikan pengarahan, Kasad memberikan kesempatan kepada anggota untuk bertanya. Dalam kesempatan ini pun terlihat komunikasi dua arah yang berkesinambungan. Sikap Kasad yang rendah hati membuat anggota seolah tidak merasakan adanya jarak antara Prajurit dan Jenderalnya.

Menutup rangkaian kegiatan, seluruh anggota mempertontonkan dengan melakukan yel-yel yang mengimplementasikan perintah Kasadbahwa prajurit itu harus disiplin, jago perang, jago tembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima.
Kunjungan kerja ini akan dilaksanakan hingga 7 September 2017 dengan melakukan peninjauan ke Satuan-satuan di wilayah Garnizun Timika. (Sigit)

TERKAIT