Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Satgas Yonif Mekanis 512/QY Dirikan Sekolah Sepak Bola di Perbatasan

0 55

Keerom (Sentani News) – Batalyon Infanteri Mekanis 512/Quratara Yudha yang sedang melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG., memiliki tugas pokok menjaga keutuhan wilayah NKRI khususnya disepanjang perbatasan RI-PNG wilayah Kab. Keerom dan Kab. Pegunungan Bintang.

Selain melaksanakan tugas pokok tersebut, Satgas Yonif Mekanis 512/QY juga melaksanakan kegiatan Pembinaan Teritorial/Binter dalam rangka membantu kesulitan rakyat diwilayah tugasnya. Salah satu upaya yang dilaksanakan adalah membantu anak-anak/generasi penerus diwilayah perbatasan untuk menemukan potensi diri, bakat/talenta terpendam yang mereka miliki melalui pendirian Sekolah Sepak Bola (SSB) MARABUNTA bagi anak-anak usia 7 sampai dengan 13 tahun di daerah perbatasan Distrik Senggi Kab. Keerom Papua.

Pendirian SSB ini adalah sedikit sumbangan ide dan kegiatan yang dapat dilakukan oleh Satgas Yonif Mekanis 512/QY dalam upaya turut serta membangun kebanggaan dan persatuan NKRI khususnya diwilayah perbatasan. Kata-kata/kalimat klasik yang sering didengar Sepak Bola sebagai pemersatu bangsa dapat dibuktikan saat Timnas Garuda, Timnas Merah-Putih maupun Timnas Indonesia berlaga pada event-event Internasional seperti Sea Games, Asian Games, Piala AFF dan lain sebagainya dimana seluruh warga Indonesia begitu bangganya begitu berharap agar Tim ini menang dan juara, sang merah putih raksasa digelar di stadion, pita merah-putih melingkar di kepala, teriakan yel-yel Indonesia…. Indonesia…… begitu menggema. Perlu kepedulian dan peran serta dari seluruh komponen bangsa dari seluruh penjuru nusantara untuk dapat membangun suatu tim sepak bola kebanggaan Indonesia.

Papua adalah gudangnya talenta-talenta sepak bola, bakat-bakat alam pemain-pemain sepak bola nasional banyak terlahir dari tanah Papua. Putra-putra Papua termasuk yang didaerah perbatasan memiliki antusiasme yang sangat tinggi dalam olah raga ini namun sayang, terbatasnya sarana prasarana, tidak adanya profesional yang mewadahi serta mengarahkan potensi-potensi yang ada membuat bakat-bakat mereka tidak tergali dan terkubur begitu saja.

Selain dari anak-anak yang tergabung dalam SSB MARABUNTA, para tokoh masyarakat, Ondoafi dan Kepala suku turut menyambut hangat kegiatan ini. Bapak Yance Wambaliu, Ondoafi Warlev mengatakan : Trimakasih anak-anak Pos, ini sesuatu yang baru yang belum pernah ada dari satgas-satgas sebelumnya sampai saya sudah tua begini jadi terlambat untuk bisa main bola.

Sementara itu, Dansatgas Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Budi Handoko, S.Sos menyampaikan harapannya bahwa dari anak-anak perbatasan yang tergabung dalam SSB MARABUNTA ini akan muncul pilar-pilar Tim Nasional Sepak Bola Indonesia yang mampu membawa prestasi dan nama harum bangsa Indonesia di kancah sepak bola internasional.(Pri)