Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Satgas Pamtas Lakukan Komsos Guna Penyuluhan Hukum

0 406

Keerom ( Sentani News) – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dengan masyarakat di daerah perbatasan RI-PNG dengan melaksanakan penyuluhan hukum terhadap aparat pemerintah distrik Senggi para tokoh dan masyarakat Distrik Senggi Kabupaten Keerom, Kamis (13/07/2017)pagi.

Penyuluhan hukum ini disampaikan oleh Perwira Hukum (Pakum) Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Kapten Chk Bahrudin, S.H. Dan dalam kegiatan penyuluhan dihadiri oleh Kepala Distrik beserta staf anggota Koramil anggota Polsek tokoh agama tokoh adat tokoh masyarakat tokoh perempuan dan masyarakat Distrik Senggi Kabupaten Keerom.

Bahrudin, S.H. Menyampaikan tentang pentingnya pemahaman dan penerapan hukum dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam kehidupan di masyarakat karena apabila setiap warga masyakat akan sadar dengan hukum maka secara otomatis seluruh masyarakat khususnya warga masyarakat perbatasan yang ada di wilayah Distrik Senggi Kabupaten Keerom bisa merasakan kehidupan yang aman dan nyaman sehingga setiap masyarakat mempunyai rasa saling asah saling asih dan saling asuh antar sesama masyarakat akhirnya terwujudlah masyarakat Distrik Senggi adalah masyarakat yang aman nyaman sejahtera dan penuh rasa kekeluargaan.

Baca juga

Perwira hukum satgas pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY menyampaikan materi tentang pelanggaran hukum yang pernah terjadi di wilayah Distrik senggi Kabupaten Keerom dan menjelaskan tentang proses penyelesaianya serta menyampaikan tentang efek/kerugian/sanksi bagi masyarakat Distrik Senggi ada yang melanggar hukum.
Sehingga masyarakat Distrik Senggi dapat menghindari apabila akan melakukan pelanggaran hukum.

Kepala Distrik Senggi, Ferdinard Maruweri mengatakan banyak terima kasih kepada Satgas Yonif Mekanis 512/QY yang telah memberikan penyuluhan hukum bagi masyarakat Distrik Senggi.

“Di wilayah Distrik Senggi pernah terjadi ada oknum masyarakat yang melakukan pelanggaran hukum di karenakan kurang fahamnya tentang hukum, dan dengan adanya penyuluhan hukum ini saya mengharapkan agar masyarakat Distrik Senggi bisa bertambah pengetahuanya tentang hukum yang berlaku di Negara kita ini serta tidak ada lagi masyarakat Distrik Senggi yang melakukan pelanggaran hukum, apabila masih terdapat ada masyarakat yang melanggar hukum akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku, karena negara Indonesia adalah negara hukum.(Sigit)

TERKAIT