Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Kodim 1711/BVD dan Persit Dibekali Pengetahuan Hukum

0 475

Jayapura (Sentani News) – Untuk semakin memperkaya pengetahuan tentang hukum, anggota Kodim 1711/BVD beserta Ibu-ibu persit menerima penyuluhan hukum dari Satuan Hukum Kodam XVII/Cenderawasih (Kumdam).

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 orang personel baik anggota kodim itu sendiri maupun ibu ibu persit bertempat di Gedung Damadika. Selasa (22/8/17).

Hukum adalah sebuah instrument yang menjadi bagian dalam sebuah kehidupan bernegara. Hukum bertujuan untuk membentuk sebuah kehidupan yang teratur dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam lingkungan kehidupan Militer, hukum sangat diperlukan untuk mengatur kehidupan prajurit TNI baik itu interen dalam kedinasan dan ekstern dalam kehidupan bermasyarakat agar prajurit berkelakuan baik dan tidak melenceng dari tugas pokoknya sebagai tentara rakyat.

Mengawali kegiatan penyuluhan Hukum tersebut, Kepala Staf Kodim 1711/BVD Mayor Inf Hariyanto hendrik terlebih dahulu menyampaikan kepada seluruh anggota yang hadir agar benar-benar memperhatikan dan memahami materi penyuluhan hukum agar dapat memahami dan memaknai, serta mengaplikasikan materi hukum dalam kedinasan, kehidupan keluarga, dan bermasyarakat.

Kasdim menambahkan bahwa terjadinya tindak pelanggaran oleh prajurit adalah karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman akan hukum, harapannya adalah setelah menerima materi-materi akan menjadikan prajurit memiliki kesadaran hukum yang baik.

Dalam kegiatan penyuluhan tersebut,Lettu Chk Dony W bertindak sebagai pemberi materi tentang : Bantuan Hukum, penyelesaian perkara Disiplin dan Pidana bagi Prajurit dan PNS TNI AD, Perkara/Gar Menonjol serta Perkara umum.

Pada kesempatan ini Lettu Chk Dony W mengatakan penyuluhan hukum ke satuan satuan di jajaran kodam XVII/Cenderawasih adalah sangat penting dilaksanakan sehingga agar seluruh personel paham tentang hukum yang berlaku sehingga nanti kedepannya tidak akan terjadi pelanggaran hukum.

Selain itu, Dony juga menyampaikan kepada seluruh anggota apabila ada prajurit melakukan pelanggaran tidak berdinas dalam 1 hari dinyatakan THTI.

Tidak kala pentingnya, bahwa perkasad No 1/II/2009 ttg penerapan sangsi Administratif bagi prajurit TNI AD yang melakukan pelanggaran baik Disiplin/Pidana telah di ganti dengan perkasad baru, dengan perkasad no 75/II/2016 tanggal 1 Februari 2016 tentang sangsi Administrasi bagi Militer dilingkungan TNI AD yang melakukan pelanggaran.

Usai dilaksanakan pemberian materi oleh lettu Chk Dony dilanjutkan seasen tanya jawab yang dibuka oleh Kapten Chk Alip. (Sigit)