Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

Babinsa Bantu Koperasi Tata Cara Mengolah Kopi

0 437

Mappi (Sentani News) – Penggilingan kopi adalah proses pemecahan (penggilingan) butir-butir biji kopi yang telah direndang untuk mendapatkan kopi bubuk yang berukuran maksimum 75 mesh.

Ukuran butir-butir (partikel-partikel) bubuk kopi akan berpengaruh terhadap rasa dan aroma kopi seperti yang dilakukan oleh babinsa sertu saldi yang mana telah mengunjungi dan membantu dalam pemijahan biji kopi di tempat penggilingan kopi yang dikelola oleh Romo Aldo selaku pelaksana di koperasi san insidor atau koperasi petani kopi yang bertempat di pastoran paroki yang ada di distrik Mapia kampung Bomomani.

Secara umum, semakin kecil ukurannya akan semakin baik rasa dan aromanya, karena sebagian besar bahan-bahan yang terdapat di dalam kopi bisa larut dalam air ketika diseduh. Sedangkan pada proses pengolahan kopi secara modern relatif lebih kompleks dan lebih banyak proses yang dilakukan.

Pembuatan kopi instan ini memerlukan peralatan yang juga lebih banyak serta memiliki kegunaannya masing-masing, proses yang dilakukan meliputi dari penyangraian(roasting), penggilingan(grinding), pencampuran(blending), ekstraksi, pengeringan(drying), aromatisasi dan pengemasan.

Proses ini mempunyai prinsip mengekstrak seduhan kopi yang dibuat saat pencampuran. Adapun kopi yang telah dikemas dijual dengan berbagai macam harga sesuai dengan kualitas dan kuantitas masing-masing kopi,mulai dari harga Rp. 50.000 sampai dengan Harga Rp. 150.000/bungkus.

Romo Aldo menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada komandan Koramil 1705-10/Mapia kapten Inf Abubakar karena telah memerintahkan anggotanya untuk ikut andil dalam membantu penggilingan kopi dan harapan Romo Aldo semoga kedepannya koramil 1705-10/Mapia dapat bekerjasama dengan pihak koperasi dengan masyarakat sehingga kopi yang sudah dikemas dapat terjual dengan lancar. (Sigit)