Sentani News
Portal Berita Papua, Harian Sentani Terbaru Hari Ini

TNI dan Dinkes Pegubin Gelar Pengobatan Massal

0 267

Jayapura (sentani News) – Tim kesehatan dari Koramil 1702-01/Oksibil dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang pada Senin (28/8), melaksanakan karya bhakti berupa pengobatan massal di kampung Arinkop dan kampung Onkor Distrik Oksibil Kab. Pegunungan Bintang.

Dalam pemeriksaan kesehatan dan pengobatan yang dilaksanakan, ditemukan banyak warga yang menderita penyakit kulit di dua kampung tersebut.

Bintara Kesehatan Koramil Oksibil Serda Himen menyampaikan rata-rata warga yang datang berobat kebanyakan menderita penyakit kulit dari anak-anak hingga dewasa. “Seperti panu, kurap, eksim atau dermatitis dan penyakit kulit lainnya”, ujarnya.

Banyaknya warga yang menderita penyakit kulit tersebut, akibat kurangnya kesadaran/kepedulian warga kampung dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya sehari-hari, sehingga mempermudah jamur/bakteri untuk berkembang biak.

“Kebanyakan penyakit kulit memang tidak berbahaya, namun ada sebagian juga yang sangat berbahaya. Dalam pemeriksaan kali ini kami tidak menemukan penyakit yang berbahaya, selain penyakit kulit beberapa warga mengidap sesak nafas/asma”, kata Himen.

Baca juga

Himen juga menghimbau kepada warga untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat agar tidak mudah terserang penyakit terutama penyakit kulit, dimana penyakit tersebut tergolong penyakit menular.

Sementara itu salah satu warga masyarakat Evert yang ikut berobat pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI yang telah melakukan pengobatan gratis untuk warga masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih kepada bapa-bapa TNI Koramil yang telah mengadakan pengobatan gratis di kampung ini, sehingga warga disini dapat berobat dan saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga kami warga di pelosok ini dapat layanan kesehatan,” tuturnya.

Kampung Arinkop dan Kampung Onkor Distrik Oksibil Kab. Pegunungan Bintang memang letaknya jauh di pedalaman dan sangat jarang mendapatkan layanan kesehatan, sehingga kalau ada warga yang sakit cukup jauh untuk bisa dibawa ke Puskesmas.

Dengan adanya pengobatan seperti ini masyarakat merasa senang dan diharapkan ke depan pemerintah lebih memperhatikan dan membangunkan fasilitas kesehatan sehingga warga masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan.(Sigit)

TERKAIT